Menuju Musda Demokrat Sulsel: Konsolidasi Kuat dan Kedewasaan Politik Kader di Daerah

MAKASSAR, MAKASSARTREND — Iklim menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar maupun partai politik lainnya di Sulawesi Selatan kerap diwarnai dinamika kepengurusan yang dinamis. Namun, situasi berbeda ditunjukkan oleh jajaran struktural Partai Demokrat Sulawesi Selatan. Minimnya riak politik dan solidnya dukungan internal menjelang Musda Demokrat 2026 justru mencerminkan tingginya tingkat kedewasaan politik kader dan stabilitas organisasi yang matang di bawah kepemimpinan yang inklusif.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Ni’matullah Erbe, menegaskan bahwa partainya tetap membuka ruang kompetisi yang sehat dan demokratis bagi seluruh kader yang memenuhi syarat untuk maju. Kendati ruang kontestasi dibuka lebar, hingga saat ini belum ada figur lain yang secara terbuka menyatakan diri siap bersaing. Kondisi kondusif ini dipandang sebagai hasil dari konsolidasi organisasi yang berjalan linear dan harmonis dari tingkat wilayah hingga ke akar rumput.

Sebagai wujud kesiapan regulasi lima tahunan, pengurus DPD Demokrat Sulsel telah melayangkan surat resmi kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Langkah ini diambil untuk mengajukan jadwal pelaksanaan Musda pada Juni ini atau menyesuaikan dengan diskresi pengurus pusat. Langkah administratif ini menunjukkan bahwa mesin partai di Sulawesi Selatan berada dalam kondisi prima dan siap melaksanakan agenda suksesi tanpa hambatan struktural.

Di tingkat pusat, DPP Partai Demokrat saat ini menerapkan strategi manajemen organisasi yang cermat dengan memprioritaskan Musda di daerah-daerah yang dipimpin oleh kepala daerah atau wakil kepala daerah, seperti di beberapa wilayah Sumatera, Kepulauan Riau, hingga Jawa Timur. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis yang bijaksana untuk menjaga eksistensi, kesinambungan, serta fokus kerja para kader Demokrat yang tengah menduduki posisi strategis di birokrasi pemerintahan daerah.

Sementara itu, arus dukungan dari tingkat cabang di Sulawesi Selatan mengkristal secara signifikan kepada petahana. Tercatat sebanyak 23 dari 24 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan telah menyerahkan dukungan tertulis agar Ni’matullah kembali memimpin partai berlambang mercy tersebut. Pemusatan dukungan mayoritas mutlak ini mencerminkan adanya kesamaan visi yang kuat di tingkat daerah dan pengakuan atas stabilitas kepemimpinan yang berhasil dibangun Ni’matullah dalam dua periode terakhir.

Kendati mengantongi modal politik yang sangat besar dari daerah, Ni’matullah tetap mengedepankan etika dan kepatuhan terhadap hierarki partai. Mekanisme dan regulasi organisasi ditekankan harus tetap dihormati karena keputusan akhir normatif berada di tangan DPP Partai Demokrat. Kedewasaan politik yang ditunjukkan melalui soliditas tanpa gesekan terbuka ini diharapkan menjadi modal utama bagi Partai Demokrat Sulawesi Selatan untuk menyongsong agenda-agenda politik strategis ke depan dengan fokus yang lebih terarah pada kemaslahatan masyarakat.

Related posts