Muscab PERHUMAS Makassar: Devo Khaddafi Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum

Devo Khadafi

MAKASSAR, MAKASSARTREND – Musyawarah Cabang (Muscab) Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) Badan Pengurus Cabang (BPC) Makassar yang berlangsung di Mall Pelayanan Publik Kota Makassar, Sabtu (6/6/2026), menetapkan Devo Khaddafi sebagai Ketua Umum sekaligus Formatur Tunggal PERHUMAS BPC Makassar periode 2026–2029.

Muscab yang diikuti sekitar 30 peserta dari kalangan pemerintah, akademisi, media, dan sektor swasta tersebut menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi profesi kehumasan di tingkat cabang. Selain membahas arah organisasi ke depan, forum juga menjadi wadah konsolidasi dan penyusunan agenda penguatan profesi humas di Makassar dan Sulawesi Selatan.

Read More

Sebelum memasuki agenda utama, peserta Muscab menyepakati tiga orang pimpinan sidang, yakni Ishaq Rahman dari Humas Universitas Hasanuddin, Asriani Amiruddin yang menjabat Senior Manager External Relations PT Vale Indonesia Tbk, serta praktisi kehumasan Awang Darmawan.

Dalam pengantarnya, Ishaq Rahman menegaskan bahwa Muscab memiliki posisi strategis sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi yang menghimpun para praktisi humas dari berbagai latar belakang profesi.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat dan mengembangkan organisasi PERHUMAS, khususnya di BPC Makassar, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan profesi kehumasan dan komunikasi publik,” ujarnya saat memimpin jalannya persidangan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Muscab, Ibrahim Halim, melaporkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan swasta, hingga media massa. Menurutnya, keberagaman peserta mencerminkan luasnya ruang kolaborasi yang dapat dibangun melalui organisasi profesi kehumasan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Mohammad Roem, dalam sambutannya berharap PERHUMAS dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat sekaligus membantu menangkal penyebaran hoaks.

Ia menilai komunikasi publik yang efektif menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembangunan daerah. Berbagai program dan inovasi Kota Makassar, termasuk pengembangan Makassar Creative Hub, membutuhkan dukungan komunikasi yang kuat dan kolaboratif agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum PERHUMAS BPC Makassar periode 2026–2029, Devo Khaddafi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan peserta Muscab. Menurutnya, memimpin organisasi profesi kehumasan tertua di Indonesia merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar.

“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab bersama. Saya berharap dapat berkolaborasi dan membangun jejaring dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, sektor swasta, perguruan tinggi, maupun komunitas profesi lainnya untuk memperkuat peran PERHUMAS di Makassar dan Sulawesi Selatan,” katanya.

Selama jalannya Muscab, peserta juga menyampaikan berbagai masukan dan harapan terkait pengembangan organisasi pada masa mendatang. Secara umum, para praktisi humas berharap PERHUMAS dapat memainkan peran yang lebih aktif sebagai fasilitator kolaborasi dan kerja sama antarinsan kehumasan dari berbagai sektor.

Sejumlah usulan yang mengemuka antara lain perlunya membangun mekanisme koordinasi reguler antaranggota, menyelenggarakan program peningkatan kompetensi kehumasan, memperluas jejaring profesional, serta mendorong lahirnya inovasi komunikasi yang mencerminkan karakter dan keunggulan Makassar maupun kawasan Indonesia Timur.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, PERHUMAS BPC Makassar diharapkan mampu memperkuat eksistensinya sebagai wadah pengembangan profesi humas yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendukung komunikasi pembangunan yang kredibel, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.(*/ir)

Related posts