Hasil Seleksi Ekspedisi Patriot 2026 Diumumkan, Unhas Apresiasi Ribuan Pendaftar

MAKASSAR, MAKASSARTREND — Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dijadwalkan mengumumkan hasil seleksi akhir Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 pada Selasa (2/6/2026) pukul 22.00 WIB. Agenda nasional ini merupakan puncak dari rangkaian proses penetapan formasi yang dilakukan secara berjenjang, mulai dari pengusulan dokumen oleh perguruan tinggi mitra hingga rapat pleno penentuan pimpinan pusat.

Program Tim Ekspedisi Patriot adalah inisiatif strategis pemerintah untuk mengintegrasikan potensi generasi muda terdidik dalam percepatan pembangunan kawasan transmigrasi. Melalui skema ini, para alumni perguruan tinggi akan diterjunkan ke berbagai daerah untuk mengidentifikasi potensi lokal, memperkuat modal sosial, serta menghadirkan solusi atas tantangan pembangunan di tingkat akar rumput.
Dalam pelaksanaannya, kementerian menggandeng 10 perguruan tinggi mitra utama di Indonesia.

Read More

Universitas Hasanuddin (Unhas) ditunjuk sebagai salah satu mitra pelaksana strategis yang memegang peranan krusial, mulai dari proses rekrutmen, standardisasi seleksi, hingga penguatan kapasitas calon anggota.

Sebagai pusat pelaksana di Kawasan Timur Indonesia, Unhas mencatat animo yang luar biasa dengan total 1.182 pendaftar. Dari akumulasi tersebut, sebanyak 340 orang atau 28,8 persen merupakan alumni Unhas, sementara 842 orang atau 71,2 persen lainnya merupakan lulusan dari berbagai perguruan tinggi lintas wilayah.

Proses penyaringan berjalan ketat dan kompetitif. Sebanyak 803 peserta berhasil melaju ke tahapan *self-assessment* yang mengukur delapan aspek kompetensi dasar. Parameter penilaian meliputi kualifikasi akademik, pengalaman pengabdian lapangan, ketahanan mental, adaptasi sosiokultural, hingga kapasitas kepemimpinan dan inisiatif program.

Hasil penilaian mandiri tersebut kemudian diverifikasi secara faktual melalui tahapan wawancara. Guna mengakomodasi seluruh potensi peserta, wawancara dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama yang diikuti 738 peserta dan gelombang susulan yang diikuti oleh 19 peserta yang sempat berhalangan hadir.

Selanjutnya, seluruh data penilaian kumulatif tersebut dibahas secara akuntabel dalam rapat pleno untuk menetapkan 125 anggota terpilih yang akan diumumkan secara resmi. Otoritas penyelenggara memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan tanpa dipungut biaya apa pun dari para peserta.

Direktur Kemahasiswaan Unhas sekaligus PIC TEP Unhas, Abdullah Sanusi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pendaftar yang telah menunjukkan komitmen kebangsaan yang tinggi. Menurut dia, ketatnya persidangan seleksi membuktikan kualitas talenta yang mendaftar sangat kompetitif.

Pengalaman yang didapatkan sepanjang proses seleksi ini diharapkan menjadi modal penting bagi pengembangan kepemimpinan dan kepekaan sosial para peserta, terlepas dari hasil akhir yang dikeluarkan oleh kementerian.

Peserta yang dinyatakan lolos nantinya akan didistribusikan ke enam lokasi penugasan strategis di bawah koordinasi Unhas. Wilayah penempatan mencakup kawasan Papua Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, dengan sebaran titik di Weri Saharey, Wakorumba, Anawua, Pitu Riase, serta Asinua-Routa.

Pihak Universitas Hasanuddin mengimbau seluruh peserta untuk tetap tenang dan memantau rujukan informasi resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Transmigrasi. Program ini diharapkan menjadi inkubator kepemimpinan muda yang mampu mengakselerasi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Related posts